Ganjil Dan Genap Pada Jumlah Nabi Dan Rosul




                                                       Ganjil Genap Dalam Islam (6) 

Makhluq paling mulia adalah manusia. Dari seluruh manusia yang memiliki kedudukan tinggi di sisi Alloh adalah orang bertaqwa. Selanjutnya Alloh memilih diantara orang bertaqwa sebagai nabi. Jumlah mereka genap, yaitu 124.000. Kemudian Alloh menyaring mereka menjadi rosul dengan jumlah ganjil, yaitu 113. Lima orang dari mereka dimasukkan sebagai ulu azmi. Akhirnya rosululloh Muhammad shollallohu alaihi wasallam menjadi penutup para nabi dan rosul sekaligus yang paling mulia di antara mereka.

Pernyataan ini bisa kita lihat dari keterangan di bawah ini :

عن أبي ذر رضي الله عنه أنه قال : قلت : يا رسول الله كم المرسلون ؟ قال : ثلاثمائة وبضعة عشر جماً غفيراً وفي رواية أبي أمامة قال أبو ذر : قلت : يا رسول الله ، كم وفاء عدة الأنبياء ؟ قال : مائة ألف ، وأربعة عشر ألفاً
Dari Abu Dzar, Aku berkata : Ya rosululloh, berapa jumlah rosul ? Beliau menjawab : tiga ratus lebih sekian belas (313). Pada riwayat Abu Umamah : Abu Dzar berkata : Aku berkata  : Berapa jumlah keseluruhan para nabi ? Beliau menjawab : Seratus dua puluh empat ribu

فَاصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُولُو الْعَزْمِ مِنَ الرُّسُلِ  
Maka bersabarlah sebagaimana sabarnya ulul azmi dari kalangan para rosul [al ahqof : 35]

Siapakah yang disebut dengan ulul azmi ? Syaikh Abdurrohman Asy Syanqithi berkata :
اختلف العلماء في المراد بأولي العزم من الرسل في هذه الآية الكريمة اختلافاً كثيراً .وأشهر الأقوال في ذلك أنهم خمسة ، وهم الذين قدمنا ذكرهم في الأحزاب والشورى ، وهم نوح وإبراهيم وموسى وعيسى ومحمد عليه الصلاة والسلام .
Para ulama berbeda pendapat dengan pendapat yang banyak tentang maksud dari ulul azmi dari kalangan para rosul yang ada di ayat yang mulia ini. Perkataan yang paling masyhur adalah lima orang. Mereka sudah kami sebut pada penjelasan surat al ahzab dan asy syuro yaitu Nuh, Ibrohim, Musa, Isa dan Muhammad alaish sholatu wassalam

Maroji’ :
Adl waul Bayan, Syaikh Abdurrohman Asy Syanqithi (maktabah syamilah) 506