Dasar ke Sembilan belas




                                              Kaedah Ahlussunnah Waljamaah 

الإِيْمَانُ بِالْيَوْمِ الأخِرِوَمَا يَتَقَدَّمُهُ مِنَ العَلاَمَاتِ وَالأَشْرَاطِ              
Beriman kepada hari akhir dan tanda-tanda yang mendahuluinya

Penjelasan  :

Beberapa tanda hari kiamat :

عن أنس قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول إن من أشراط الساعة أن يُرفع العلم، ويكثر الجهل، ويكثر الزنا، ويكثر شرب الخمر، ويقل الرجال ويكثر النساء، حتى يكون لخمسين امرأة القيم الواحد
Dari Anas berkata : Aku mendengar rosululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya sebagian dari tanda-tanda kiamat adalah : Diangkatnya ilmu, banyaknya kebodohan, maraknya perzinahan, diminumnya khomr, sedikitnya jumlah laki-laki dan banyaknya jumlah kaum wanita sehingga perbandingan mereka “ lima puluh wanita, satu laki-laki [HR Bukhori Muslim]

وإني أخاف على أمتى الأئمة المضلين، وإذا وقع عليهم السيف لم يرفع إلى يوم القيامة، ولا تقوم الساعة حتى يلحق حي من أمتى بالمشركين، وحتى تعبد فئام من أمتى الأوثان، وإنه سيكون في أمتى كذابون ثلاثون، كلهم يزعم أنه نبي، وأنا خاتم النبيين، لا نبي بعدي، ولا تزال طائفة من أمتى على الحق منصورة، لا يضرهم من خذلهم ولا من خالفهم، حتى يأتي أمر الله تبارك وتعالى".
Dan yang aku khawatirkan terhadap umatku tiada lain adalah adanya pemimpin yang menyesatkan, dan ketika terjadi pertumpahan darah diantara mereka, maka tidak akan berakhir sampai datangnya hari kiamat, dan hari kiamat tidak akan kunjung tiba kecuali ada diantara umatku yang mengikuti orang musyrik, dan sebagian lain yang menyembah berhala, dan sungguh akan ada pada umatku 30 orang pendusta, yang mengaku sebagai Nabi, padahal aku adalah penutup para Nabi, tidak ada Nabi lain setelah aku, meskipun demikian akan tetap ada segolongan dari umatku yang tetap tegak membela kebenaran, dan mereka selalu mendapat pertolongan Allah ta'ala, mereka tak tergoyahkan oleh orang-orang yang menelantarkan mereka dan memusuhi mereka, sampai datang keputusan Allah.

عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُسَلِّمَ الرَّجُلُ عَلَى الرَّجُلِ ، لاَ يُسَلِّمُ عَلَيْهِ إِلاَّ لِلْمَعْرِفَةِ
Dari Ibnu Mas’ud berkata : Rosululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya bagian dari tanda-tanda kiamat adalah seorang memberi salam kepada orang lain, ia tidak melakukannya kecuali atas dasar ma’rifah (kenal) [HR Ahmad]

عن أبي هريرة  عن رسول الله صلى الله عليه وسلم  قال يوشك أن لا تقوم الساعة حتى يقبض العلم  وتظهر الفتن  ويكثر الكذب ويتقارب الزمان  وتتقارب الأسواق ويكثر الهرج قيل  وما الهرج ؟ قال القتل
Dari Abu Huroiroh, dari rosululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : Tidak akan datang hari kiamat hingga ilmu diangkat, munculnya fitnah, banyaknya kedustaan, cepat berlalunya waktu, berdekatannya pasar dan banyaknya alharju. Dikatakan : Apa yang dimaksud dengan alharju ? Beliau menjawab : Pembunuhan [HR Ibnu Hibban]

عَنْ أَنَسٍ رضي الله عنه قَالَ  قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم لَا تَقُومُ اَلسَّاعَةُ حَتَّى يَتَبَاهَى اَلنَّاسُ فِي اَلْمَسَاجِدِ
Dari Anas Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda : Tidak akan terjadi kiamat hingga orang-orang berbangga-bangga dengan (kemegahan) masjid [HR Imam Lima kecuali Tirmidzi]