Mengotori masjid


Masjid (15)

Semisal makan di masjid dengan meninggalkan makanan tercecer tanpa membersihkannya atau anak-anak TPA yang membuang bungkusan makanan di masjid. Yang terjadi pada jaman nabi shollallohu alaihi wasalla adalah meludah yang dilakukan sebagian sahabat :

عَنْ أَنَسٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم اَلْبُصَاقُ فِى الْمَسْجِدِ خَطِيْئَةٌ وَكَفَّارَتُهَا دَفْنُهَا  مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Anas Radliyallahu 'Anhu bahwa Rasulallah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda : Meludah dalam mesjid adalah suatu kesalahan, maka untuk menebus (dendanya) ialah menimbunnya (menutupnya) dengan tanah [Muttafaqun 'Alaihi]

Perbuatan di atas adalah sikap tidak mengangungkan kedudukan masjid disamping bertentangan dengan hadits :

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ : أَمَرَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِبِنَاءِ اَلْمَسَاجِدِ فِي اَلدُّورِ  وَأَنْ تُنَظَّفَ  وَتُطَيَّبَ رَوَاهُ أَحْمَدُ  وَأَبُو دَاوُدَ  وَاَلتِّرْمِذِيُّ  وَصَحَّحَ إِرْسَالَهُ

Dari 'Aisyah Radliyallaahu 'anhu berkata : Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan untuk membangun masjid di kampung-kampung dan hendaknya dibersihkan dan diharumkan. [HR Ahmad Abu Dawud dan Tirmidzi]