Terlahir Dalam Keadaan Tidak Berilmu


Bayi (4)

Itulah kenyataannya. Ia belum bisa bicara, juga tidak mengenal lingkungan sekitar. Ibu dan bapaknyapun belum ia kenal. Hal inilah yang difirmankan oleh Alloh :

وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur [annahl : 78]

Tentang ayat ini, Syaikh Abdurrohman Nashir Assa’di berkata :

خص هذه الأعضاء الثلاثة، لشرفها وفضلها ولأنها مفتاح لكل علم، فلا وصل للعبد علم إلا من أحد هذه الأبواب الثلاثة

Alloh mengkhususkan penyebutan tiga anggota tubuh ini karena kemuliaan dan keutamaannya dimana ia adalah kunci dari seluruh ilmu. Tidak mungkin seorang hamba mencapai ilmu kecuali dengan tiga pintu ini

Penulis tafsir alkhozin berkata :

أن الله سبحانه وتعالى إنما أعطاكم هذه الحواس لتنتقلوا بها من الجهل إلى العلم  

Alloh Subhanahu Wata’ala memberikan indera ini agar kalian berpindah dari kebodohan menuju ilmu. 

Maroji’ :

Lubabutta’wil Fi Ma’anittanzil, Abul Hasan Ali Bin Muhammad Bin Ibrohim Bin Umar Asy Syaihi (maktabah syamilah) hal 275

Taisir Kalim Arrohman Fitafsir kalamil Mannan, Syaikh Abdurrohman Nashir Assa’di (maktabah syamilah) hal 275