Bolehnya Melakukan Gerakan Saat Sholat Demi Maslahat


(Sholat Itu Mudah, Tidak Sulit) -8
Saat sholat ditunaikan, tiba-tiba bayi kita berada di ujung ranjang tidur. Apa yang harus kita lakukan ? Segera selamatkan si bayi tanpa harus membatalkan sholat.
Mematikan Hp segera saat berdering demi kenyamanan orang lain dan diri kita harus dilakukan. Membunuh ular atau kalajengking hukumnya dianjurkan agar kita selamat dari serangannya.
Demikianlah, banyak urusan yang bersifat duniawi boleh dilakukan ketika kita sedang bermunajat kepada Alloh lewat sholat. Oleh karena itu para ulama dalam banyak kitab fiqih membahas almubahat fish sholah (hal-hal yang diperbolehkan dilakukan ketika sedang sholat. Hadits-hadits di bawah ini salah satu buktinya :
عنْ عائشة رضى الله عنه : كان رسوْل الله صلّى الله عليه وسلّم يُصَلِّى فِي الْبَيْتِ والْبَابُ عَلَيْهِ مُغْلَقٌ فَجِئْتُ فَاسْتَفْتَحْتُ فَمَشَى فَفَتَحَ لِي ثُمَّ رَجَعَ إلَى مُصَلاَّهُ ووصفتْ أنَّ الْبَابَ فِى الْقِبْلَةِ
Dari Aisyah rodliyallohu anha : Adalah rosululloh shollallohu alaihi wasallam pernah sholat  di rumah, sementara pintu dalam keadaan tertutup. Akupun datang lalu minta dibukakan. Maka beliau berjalan untuk membukakan pintu. Selanjutnya beliau kembali ke tempat sholatnya. Disebutkan bahwa pintu ada di arah kiblat  [HR Tirmidzi, Abu Daud dan Nasa’i]
إنِّى غَزَوْتُ مَعَ رسول الله صلّى الله عليه وسلّم سِتَّ غَزَوَاتٍ أو سَبْعَ غَزَوَاتٍ أو ثَمَانِيّ غَزَوَاتٍ وَشَهِدْتُ تَيْسِيْرَهُ وَإنِّي إنْ كُنْتُ أنْ أرَاجِعَ مَعَ دَابَّتِى أحَبّ إلَىّ مِنْ أدَعَهَا تَرْجِعُ إلَى مَألَفِهَا فَيَشُقّ عَلَيّ
Aku pernah berperang bersama rosululloh shollallohu alaihi wasallam sebanyak enam, atau tujuh atau delapan kali. Aku menyaksikan banyak kemudahan. Sungguh aku mengikuti kuda ini lebih aku sukai daripada aku biarkan lalu ia pergi ke tempat gembalaannya yang akhirnya menylitkan diriku [HR Ahmad dan Bukhori]
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم  اُقْتُلُوا اَلْأَسْوَدَيْنِ فِي اَلصَّلَاةِ  اَلْحَيَّةَ وَالْعَقْرَبَ
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda : Bunuhlah dua binatang hitam dalam sholat yaitu ular dan kalajengking [HR Abu Daud, Nasa’i, Tirmidzi dan Ibnu Majah]
عنْ جرير الضّبيّ قال : كان عليّ إذَا قامَ فِى الصَّلاةِ وَضَعَ يَمِيْنَهُ على رُسْغِ يَسَارِهِ ولا يَزَالُ كذالِكَ حَتَّى يَرْكَعَ إلاّ أنْ يُصْلِحَ ثَوْبَهُ أوْ يَحُكَّ جَسَدَهُ
Dari Jarir Adl Dlobbiy : Bila Ali berdiri untuk sholat, meletakkan tangan kanan atas pergelangan tangan kiri. Posisi itu terus berlangsung hingga ia ruku’ kecuali bila ia membetulkan posisi pakaiannya atau menggaruk tubuhnya [HR Ibnu Abu Syaibah]
عَنْ أَبِي قَتَادَةَ رضي الله عنه قَالَ كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُصَلِّي وَهُوَ حَامِلٌ أُمَامَةَ بِنْتِ زَيْنَبَ  فَإِذَا سَجَدَ وَضَعَهَا  وَإِذَا قَامَ حَمَلَهَا  مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَلِمُسْلِمٍ  وَهُوَ يَؤُمُّ اَلنَّاسَ فِي اَلْمَسْجِدِ 
Abu Qotadah Radliyallaahu 'anhu berkata : Pernah Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam sholat sambil menggendong Umamah putri Zainab. Jika beliau sujud beliau meletakkannya dan jika beliau berdiri beliau menggendongnya. [Muttafaq Alaihi] Dalam riwayat Muslim : Sedang beliau mengimami orang.
عنْ عائشة رضى الله عنها كُنْتُ أمُدُّ رِجْلِي فِي قِبْلَةِ النَّبِيّ صلّى الله عليه وسلّم وَهُوَ يُصَلِّى فَإِذَا سَجَدَ غَمَزَنِي فَإِذَا قَامَ مَدَدْتُهَا
Dari Aisyah rodliyallohu anha : Aku melintangkan kakiku pada kiblat nabi shollallohu alaihi wasallam saat beliau sholat. Bila bersujud, beliau menggeserku lalu bila beliau berdiri, aku membentangkannya kembali  [HR Bukhori Muslim]