Memakan Uang Rakyat

Petikan Nasehat Abdulloh Azzam

وعن أبي يعلى معقل بن يسار رَضِيَ اللَّهُ عَنهُ قال سمعت رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم يقول ما من عبد يسترعيه اللَّه رعية يموت يوم يموت وهو غاش لرعيته إلا حرم اللَّه عليه الجنة مُتَّفَقٌ عَلَيهِ
.
Dari Abu ya’la ma’qol bin Yasar rodliyallohu anhu : aku mendengar rosululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : tidaklah seorang hamba yang diberi kesempatan oleh Alloh untuk menjadi pemimpin bagi manusia lalu dia mati dimana di saat ia mati dalam keadaan merampas hak rakyatnya kecuali pasti Alloh haramkan aljannah baginya [muttafaq alaih]

وعن عائشة رَضِيَ اللَّهُ عَنها قالت سمعت رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم يقول في بيتي هذا اللهم من ولي من أمر أمتي شيئاً فشق عليهم فاشقق عليه ومن ولي من أمر أمتي شيئاً فرفق بهم فارفق بهم رَوَاهُ مُسلِمٌ

Dari Aisyah rodliyallohu anha : aku mendengar rosululloh shollallohu alaihi wasallam berdoa di rumahku : ya Alloh, siapa yang memimpin urusan di antara umatku, lalu menyulitkan mereka maka berikan kesulitan atasnya, sementara bagi yang mengasihi mereka maka berikan kasih sayangMu padanya [HR Muslim]

Wahai saudara-saudara, percayalah ! setelah malapetaka yang menimpa sebagaian negeri Arab pada tahun 1967, maka negara-negara barat mengirim bantuan gandum kepada negara yang terkena bencana yaitu Yordania, Syiria dan Mesir.

Salah seorang putri istana ingin menghirup udara di negeri Eropa. Ia membutuhkan biaya 100.000 $. Maka mereka yakni keluarga istana meminta kepada perdana menteri untuk menyediakan uang sebesar yang dibutuhkan. Perdana menteri memanggil menteri keuangan dan mengatakan kepadanya : kami tidak mempunyai uang maka segera uruslah ! Menteri keuangan menjawab : tapi persediaan uang tidak ada. Mereka mendesak : puteri raja mau melancong ke Eropa, maka kamu harus segera mencari dananya !

Menteri keuangan berpikir sejenak dan akhirnya ia memberi pemecahan : kita mendapat bantuan dari negeri barat dan sekarang masih ada di pelabuhan. Juallah gandum itu dan berikan uang hasil penjualannya kepadanya.

Akhirnya mereka menjualnya dan memberikan uang itu kepada puteri raja sehingga dapat berpesiar ke negeri Eropa, sementara penduduknya mati kelaparan. Gandum yang dikirim untuk menyambung hidup mereka telah dijual hanya untuk memenuhi keinginan salah seorang puteri istana yang hendak berpesiar ke Eropa.

semoga tulisan ini dibaca oleh orang yang melakukan sesuatu yang mirip yang telah mereka lakukan