3. Anjuran minum susu kambing dan menghadiahkannya



(Keistimewaan Kambing Dalam Quran Dan Sunnah)

Susu sapi begitu popular di tengah masyarakat. Padahal tidak ada anjuran dari nabi kita untuk menkonsumsinya. Sementara, susu yang dikenal pada jaman sahabat adalah susu onta dan kambing. Dua susu inilah yang disebut-sebut pada syariat. Itu bisa kita ketahui dari sabda nabi shollallohu alaihi wasallam :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( لَا تَصُرُّوا اَلْإِبِلَ وَالْغَنَمَ, فَمَنِ اِبْتَاعَهَا بَعْدُ فَإِنَّهُ بِخَيْرِ اَلنَّظَرَيْنِ بَعْدَ أَنْ يَحْلُبَهَا, إِنْ شَاءَ أَمْسَكَهَا, وَإِنْ شَاءَ رَدَّهَا وَصَاعًا مِنْ تَمْرٍ )  مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَلِمُسْلِمٍ: ( فَهُوَ بِالْخِيَارِ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ ) وَفِي رِوَايَةٍ: ( لَهُ, عَلَّقَهَا )  اَلْبُخَارِيُّ: ( رَدَّ مَعَهَا صَاعاً مِنْ طَعَامٍ, لَا سَمْرَاءَ )  قَالَ اَلْبُخَارِيُّ: وَالتَّمْرُ أَكْثَرُ

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Janganlah menahan susu unta dan kambing. Barangsiapa membelinya ia boleh memilih yang lebih baik antara dua hal, setelah memeras susunya; yaitu jika ia mau, ia boleh menahannya dan jika tidak ia boleh mengembalikannya dengan satu sho' kurma." Muttafaq Alaihi. Menurut riwayat Muslim: "Ia boleh memilih selama tiga hari." Menurut riwayatnya yang dikomentari oleh Bukhari: "Ia mengembalikannya beserta satu sho' makanan tanpa gandum." Bukhari berkata: Dan kurma itu lebih banyak.

Hadits-hadits yang menyebutkan nabi shollallohu alaihi wasallam minum susu, menunjukkan bahwa yang beliau minum adalah susu kambing. Bahkan beliau sangat menganjurkan bagi pemilik kambing perahan untuk meminjamkan kambing itu kepada saudaranya untuk diambil susunya secara gratis dan itu dinilai sebagai satu bentuk amal sholih :

عن أبي محمد عبد اللَّه بن عمرو بن العاص رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قال، قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم أربعون خصلة أعلاها منيحة العنز ما من عامل يعمل بخصلة منها رجاء ثوابها وتصديق موعودها إلا أدخله اللَّه بها الجنة  رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ.
Dari Abu Muhammad Abdulloh bin Amru bin Ash rodliyallohu anhu : Rosululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : Ada 40 amal sholih, yang tertinggi adalah meminjamkan kambing perahan untuk diambil susunya. Tidaklah orang yang mengamalkan dengan satu amalan saja dengan didasari menharap pahala dan mempercayai janji pahalanya, kecuali pasti Alloh akan memasukkannya ke dalam aljannah  [HR Bukhori]

Adapun susu onta, belum ada riwayat pernah dikonsumsi oleh rosululloh shollallohu alaihi wasallam kecuali perintah beliau kepada rombongan dari Uroinah untuk mengkonsumsi susu onta sebagaimana yang dituturkan oleh pengarang zadul masir :

إِنَّمَا جَزَاءُ الَّذِينَ يُحَارِبُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا أَنْ يُقَتَّلُوا أَوْ يُصَلَّبُوا أَوْ تُقَطَّعَ أَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ مِنْ خِلَافٍ أَوْ يُنْفَوْا مِنَ الْأَرْضِ ذَلِكَ لَهُمْ خِزْيٌ فِي الدُّنْيَا وَلَهُمْ فِي الْآَخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ  : أنها نزلت في ناسٍ من عُرَينة قدموا المدينة ، فاجتَوَوْهَا ، فبعثهم رسول الله في إِبل الصدقة ، وأمرهم أن يشربوا من ألبانها وأبوالها ففعلوا ، فصحوا ، وارتدوا عن الاسلام ، وقتلوا الراعي ، واستاقوا الإِبل ، فأرسل رسول الله في آثارهم ، فجيء بهم ، فقطع أيديهم وأرجلهم من خلاف ، وسمَّر أعينهم ، وألقاهم بالحرَّة حتى ماتوا ، ونزلت هذه الآية
Alloh Ta’ala berfirman :
Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar  [almaidah : 33]

Ayat ini turun mengenai sekelompok orang dari Uroinah yang memasuki kota Madinah yang selanjutnya ditimpa satu penyakit. Rosululloh shollallohu alaihi wasallampun mengutus mereka untuk memasuki kandang onta milik baitul mal agar mereka meminum susu dan kencingnya. Lalu mereka melkasnakannya. Tatkala sehat mereka kembali murtad. Mereka juga membunuh sang penggembala dan merampas onta-onta itu. Rosululloh shollallohu alaihi wasallam mengirim untuk mengejar mereka hingga berhasil ditangkap. Lalu diputuskan untuk dipotong tangan dan kaki mereka secara bersilang, dicongkel matanya dan dilempar ke tengah padang pasir hingga mati kehausan dan kehabisan darah. Kemudian turunlah ayat di atas