Jangan Ego, Saat Ngobrol


Akhlaq Muslim (17)


Tiga orang berkumpul. A dan B orang sunda sementara C orang Jawa. Si A dan B asyik bicara dan bercanda dengan bahasa sunda. Tentu hal ini membuat C tidak nyaman dengan kondisi seperti ini.

Perkumpulan tiga orang lainnya menyebutkan bahwa D dan E adalah pengusaha yang sukses sementara F adalah orang faqir. D dan E begitu bahagia membicarakan bisnis keduanya yang sukses.

Contoh lainnya adalah ketika G berbisisk-bisik dengan H dan membiarkan I terdiam sambil curiga dan bertanya-tanya apa yang tengah dibicarakan keduanya.


Ini adalah contoh persaudaraan yang tidak sehat. Oleh karena itu nabi shollallohu alaihi wasallam mengingatkan kita :


عن ابن عمر رضي الله عنهما : أنَّ رسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ : إِذَا كانُوا ثَلاثَةً ، فَلاَ يَتَنَاجَى اثْنَانِ دُونَ الثَّالِثِ متفق عَلَيْهِ .ورواه أَبُو داود وزاد : قَالَ أَبُو صالح : قُلْتُ لابنِ عُمرَ : فَأرْبَعَةً ؟ قَالَ : لا يَضُرُّكَ

Dari Ibnu Umar rodliyallohu anhuma : Bahwa rosululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : Bila mereka bertiga maka janganlah dua orang berbisik-bisik tanpa melibatkan orang ketiga [muttafaq alaih] Abu Daud menambahkan : Abu Sholih berkata : Aku berkata kepada Ibnu Umar : Bagaimana kalau empat orang ? Ia berkata : Itu tidak masalah


عن ابن مسعود رضي الله عنه : أنَّ رسول اللهِ  صلى الله عليه وسلم قَالَ : إِذَا كُنْتُمْ ثَلاَثَةً ، فَلاَ يَتَنَاجَى اثْنَانِ دُونَ الآخَرِ حَتَّى تَخْتَلِطُوا بِالنَّاسِ ، مِنْ أجْلِ أنَّ ذَلِكَ يُحْزِنُهُ  

Dari Ibnu Mas’ud rodliyallohuanhu : Bahwa rosululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : Bila kalian bertiga maka janganlah dua orang berbisik-bisik tanpa melibatkan yang lain hingga bercampur dengan manusia lainnya karena hal itu akan membuatnya sedih [muttafaq alaih]


Kendati demikian, bisa saja dua orang berbicara khusus tanpa melibatkan orang lain bila ada orang keempat atau berada dalam sekumpulan manusia dengan jumlah banyak