Menjaga Perasaan Senior


Akhlaq Muslim (19)


Ibnu Umar bercerita tentang pengalamannya saat berada di majlis ilmu, dimana rosululloh shollallohu alaihi wasallam melemparkan pertanyaan kepada para sahabat :


إِنَّ مِنَ الشَّجَرِ شَجَرَةً مَثَلُهَا كَمَثَلِ الْمُسْلِمِ

Sesungguhnya ada sebuah pohon yang bisa dijadikan permitsalan bagi seorang muslim (pohon apakah itu ?)

Ibnu Umar berkata dalam hati :


فَأَرَدْتُ أَنْ أَقُولَ هِىَ النَّخْلَةُ ، فَإِذَا أَنَا أَصْغَرُ الْقَوْمِ فَسَكَتُّ

Aku ingin menjawab bahwa pohon itu adalah pohon korma, akan tetapi ternyata orang yang paling muda di majlis itu adalah diriku, akupun memilih diam


Ketika tidak ada yang bisa menjawab dengan benar, ternyata nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda : Pohon itu adalah korma


Riwayat ini memberi faedah :


1.      Kwalitas ilmu Ibnu Umar

Meski ia masih belia, ternyata ia adalah satu-satunya yang mengetahui jawaban dari pertanyaan yang disampaikan rosululloh shollallohu alaihi wasallam


2.      Akhlaq Ibnu Umar

Ia memang pandai, akan tetapi demi menjaga perasaan sahabat senior, ia lebih memilih diam. Ini menunjukkan bahwa Ibnu Umar bukan tipe orang yang suka mencari popularitas